Tahun 1990-an hingga awal 2000-an, VCD bajakan dari Jepang masuk ke Indonesia tanpa sensor ketat. Genre ninja dengan sampul bergambar pedang dan wanita berbaju kimono robek sangat menarik minat remaja saat itu. Judul-judul seperti Ninja Terminator dan Sex & Fury meski tidak murni ninja, ikut dikategorikan ke dalam "film semi ninja" oleh forum-forum tua.
Meski lebih condong ke arah aksi mainstream , beberapa adaptasi dari kisah ninja klasik ini sering kali menyisipkan elemen gaya "semi" dengan estetika visual yang sangat bergaya dan provokatif. Mengapa Genre Ini Diminati? film semi ninja jepang